Asal usul Valentine’s Day.

On Friday, February 13th, 2009

secretvalentine1
Setiap tanggal 14 Februari seluruh dunia merayakan yang namanya Valentine’s day atau hari valentine. Sebenarnya gimana seh asal usul terjadinya..hmm..ada banyak versi cerita salah satunya cerita dibawah ini…

Hari Valentine pertama kali ada pada jaman kerajaan Romawi dahulu. Adat Romawi mengatakan bahwa tanggal 14 Februari adalah hari untuk menghormati Dewi Juno yang merupakan dewi pernikahan dan juga ratu dari para dewa dewi Romawi. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Festival Lupercalia. Beda ama jaman sekarang, jaman dahulu para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Untunglah ada festival Lupercalia dimana malam menjelang festival tersebut berlangsung kegiatan yaitu para gadis menulis namanya di selembar kertas dan kemudian memasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu. Kebanyakan dari festival ini membuat pasangan-pasangan tersebut jatuh cinta dan akhirnya menikah.
Dilain pihak, kerajaan Romawi yang berada dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II terus menerus melakukan peperangan dengan wilayah lain sehingga dibutuhkan pemuda yang banyak untuk memperkuat armada perangnya. Namun ternyata sulit sekali untuk merekrut pemuda-pemuda Romawi, salah satu penyebabnya ialah pemuda Romawi berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya Kaisar memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.Hingga suatu malam, St. Valentine tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Pasangan itu berhasil melarikan diri, namun malang ia tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara.
Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri penjaga penjara. Sang ayah mengijinkannya untuk mengunjungi St. Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar. Di hari saat ia dipenggal,14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama ia dipenjara. Diakhir pesan itu, ia menuliskan : “Dengan Cinta dari Valentinemu.” Pesan itulah yang kemudian merubah segalanya. Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi dan karena Festival Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Saint Valentine untuk menggantikan nama perayaan itu. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang.

Posted in today's news

comment closed