Heboh, Menkominfo Samakan Kasus Video Porno dengan peristiwa keimanan penyaliban Yesus Kristus

On Monday, June 28th, 2010

Heboh kasus video porno mulai menyeret pelakunya, bahkan melibatkan kasus-kasus yang tidak penting menjadi bagian dari polemik, setelah pernyataan Roy Suryo yang dianggap tidak wajar, sekarang giliran Menkominfo yang diganjar pernyataan yang sekarang dianggap menjurus ke SARA, cek this out

Dikuti dari inilah dot com, Pernyataan Menkominfo Tifatul Sembiring yang menyamakan kasus peredaran video porno para artis dengan peristiwa keimanan penyaliban Yesus Kristus. Tifatul dianggap SARA.

Anggota Fraksi Partai Demokrat di Komisi I DPR RI, Paula Sinjal menyatakan, fraksinya sangat menyayangkan sekali ketika , Tifatul mengeluarkan perumpamaan yang kurang pantas diucapkan oleh seorang pejabat Negara. “Karena menurut kami di Komisi I DPR RI, ini sangat berbau SARA dan untuk perkara ini sangat menyakiti ummat Nasrani,” tegasnya, Minggu (27/6).

Paula lalu meminta Menkominfo harus mengklarifikasi secara resmi dalam kaitan komentar seputar perumpamaan tersebut.

“Karena sekali lagi kami tegaskan, pembandingan seperti itu adalah pembandingan yang tidak pantas dilontarkan oleh seorang pejabat Negara dan memang tidak ada relevansinya,” tandasnya.

Di lain pihak, Komisi I (bidang Luar Negeri, Pertahanan Keamanan, Komunikasi dan Informatika) merespons positif kinerja aparat yang semakin menemukan titik kejelasan, dengan berubahnya status dari saksi menjadi tersangka bagi pelaku dalam video porno tersebut.

“Ini menunjukkan adanya kemajuan yang sangat berarti dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi, aparat Kepolisian juga sudah menetapkan penyebar video porno tersebut,” tegasnya.

Pihaknya juga mengharapkan, kesigapan aparat Kepolisian dengan dibantu jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dapat benar-benar membongkar tuntas kasus tersebut. “Untuk hal itu, tentu harus kita berikan apresiasi yang positif bagi tercapainya penegakan hukum di negeri ini dengan seadil-adilnya bagi seluruh rakyat, tanpa ada yang harus dikorbankan,” tandasnya lagi.

Sebelumnya, dalam sebuah acara dengan sejumlah wartawan di kantor Menkominfo, Kamis (16/6) lalu, Tifatul Sembiring menyatakan pernyataan seakan menyamakan polemik video mirip Ariel, Luna Maya, Cut Tari yang sedang ramai dibicarakan di masyarakat dengan perdebatan teologis Islam-Kristen terkait penyaliban Isa atau Yesus.

Tifatul menyatakan, ketidaktegasan dalam menyikapi terhadap video tersebut akan berimplikasi panjang, yaitu sebagaimana implikasi perbedaan keyakinan umat Islam yang menganggap yang disalib itu hanyalah mirip Isa, sementara Kristen menganggap yang disalib itu Yesus.

Incoming search terms for the article:

comment closed