Lika Liku Perancang Busana Kondang Adjie Notonegoro
Adjie Notonegoro harus menghadapi ironisnya dunia. Menyandang nama besar perancang ternama Indonesia, Adjie harus mendekam di penjara hanya karena utang Rp960 juta.
Kejayaan pria kelahiran Jakarta, 18 Juli 1961 sejak 1986 ini masih bisa dilihat dalam laman situs pribadinya, www.adjienotonegoro.com. Adjie mengurutkan pelanggan rancang busananya dalam empat rubrik, corporate, celebrity, international celebrity dan private.
Fantastis, semua nama artis, selebritis, tokoh dan perusahaan besar Tanah Air, bahkan dunia tercatat di dalamnya. Sebut saja, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta ibu, almarhum Gus Dur, BJ Habibie, keluarga Sultan Brunei Darussalam, istri wakil Presiden Gabon Mme Veronica, mantan Presiden AS Bill Clinton, mantan Sekjen PBB Kofi Annan, hingga mantan Presiden Kuba Fidel Castro.
Sementara untuk artis dan penyanyi, mulai dari Bella Saphira, Dian Nitami, Anjasmara, sampai Mariah Carey dan Kylie Minogue pernah menjadi pelangganya. Itu belum termasuk perusahaan swasta besar, seperi Astra Company dan banyak bank ternama Indonesia.
Adjie yang juga sahabat dekat Mayangsari bahkan menjadi satu-satunya perancang busana asal Indonesia, memamerkan karyanya di Mode Woche, Munchen, Jerman. Hebatnya, Adjie juga masuk dalam National Gallery of Australia di Canberra, Museum National de Laos di Laos, serta Museo Del Traje di Madrid, Spanyol.
Prestasi itulah yang menghantarkan Adjie menjanjikan sosialita metropolitan. Gaya hidupnya pun semakin terlihat glamor. Hampir setiap waktu Adjie menghadiri undangan acara-acara kelas atas. Bahkan, Adjie juga kerap menggelar acara-acara kelas atas itu.
Sungguh enak hidup di masa keemasan. Namun, sayangnya masa keemasan itu tak terjaga indah. Mei 2009, rekan bisnis Adjie, Yusuf Wahyudi melaporkannya. Yusuf yang telah meminjamkan uang kepada Adjie Rp147 juta merasa ditipu.
Uang yang seharusnya digunakan untuk pengadaan seragam pegawai Bank Rakyat Indonesia itu tak juga Adjie kembalikan kepadanya. Yusuf bahkan sempat ditipu Adjie, yang membayarnya dengan cek kosong. Sewot, Yufuf mengadukan masalahnya ke polisi.
Usai Yusuf, ada Kiki Kanoe, pengusaha money changer yang juga ditipu US$50.000 oleh Adjie dengan cek kosong. Terakhir muncul nama Melvin Chandrianto Tjhin yang tertipu Rp960 juta dan Dewi Cinta Rp150 juta.
Lolos dari Yusuf, Kiki dan Dewi, ternyata tidak dengan Melvin. Pengaduan Melvin ditanggapi polisi. Akhirnya, perancang busana lulusan sekolah mode Mueller und Sohn Jerman ditahan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/7/10). Adjie terlibat kasus penggelapan uang senilai Rp 960 juta, pada 2008 silam.
Kala itu, Adjie yang dititipkan perhiasaan oleh temannya, Melvin Chandrianto TJHN alias Mervin, berupa perhiasan emas berlian untuk dijual dengan harga keseluruhan Rp3,11 miliar. Namun, setelah perhiasan terjual sebagian dengan harga Rp960 juta, uang penjualan tak diserahkan kepada Mervin. Malah digunakan paman perancang busana Ivan Gunawan ini, untuk keperluan pribadi.
Kejaksaan menahan Adjie selama 20 hari di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur berdasarkan Pasal 20 dan 21 KUHAP. Adjie diduga telah melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan penipuan.
Adjie masih terbilang beruntung. Pasalnya mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekatnya. Seperti keponakannya, Ivan Gunawan yang asih membantunya. Caranya dengan membuka garage sel. “Ya kita jual apa saja yang Oom Adjie punya, dan saya punya. Semuanya demi Oom Adjie,” terang Ivan, baru-baru ini.
Indra Bekti dan Widyawati pun memberikan jaminan demi penangguhan penahanan Adjie. Namun sayangnnya, itu tak membuat majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkannya.
“Menurut hukum acara surat permohonan penangguhan penahanan sedemikian rupa itu seyogyanya disampaikan di persidangan. Lalu akan dipertimbangkan,” ungkap Ketua Majelis Hakim Artha Theresia dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/8).
Surat permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Adjie akan diputuskan majelis hakim Kamis (19/8). Sementara sidang akan kembali dilanjutkan Senin (16/8). Agendanya berupa tanggapan jaksa atas nota keberatan yang diajukan Adjie. [aji]
inilahdotcom




comment closed