Kenalkan Anak Pengalaman Baru di Bulan Suci

On Sunday, August 22nd, 2010

Mengenalkan pengalaman baru pada awal masa kanak-kanak di usia 4-5 tahun bisa menjadi hal yang menantang bagi orangtua. Termasuk mengajarkan puasa di bulan Ramadan.

Dari pengalaman berpuasa ini seorang anak dapat belajar menyintai Tuhannya sebagaimana ia belajar mencintai orang-orang dalam rumahnya.

Begitu juga dengan belajar menyenangi puasa. Anak-anak belajar berpuasa dan melakukan kegiatan baik berdasarkan contoh dari orangtua dan keluarganya. Jika kedua orangtua dan seluruh anggota keluarganya berpuasa dan melakukan hal-hal baik, sang anak tentu juga akan terdorong untuk mengikutinya.

Seperti dikutip dari laman episentrum.com, ada tips mengenalkan anak pengalaman menarik di bulan ramadhan.

Pertama, ajari anak berpuasa.  Jika anak belum mampu berpuasa sebulan penuh, ajarkan dia untuk berpuasa setengah hari. Dalam Islam hal ini dibolehkan. Allah SWT, menyukai sikap tadarruj (bertahap). Kalau sudah mampu, pasti anak akan berpuasa satu hari penuh.

Kedua, agar puasa menjadi lebih menyenangkan, rancang agenda kegiatan untuk anak selama bulan Ramadahan. Tapi jangan lupa untuk melibatkan anak dalam penyusunan rencana itu. Tanyailah anak-anak sebelum Anda membuat keputusan.

Ketiga, beri pemahaman pada mereka manfaat dari berpuasa, selain menjaga hawa nafsu , puasa juga bisa menyehatkan

Keempat, kenali anak dengan makanan sehat untuk berbuka dan saat sahur

Kelima, ajarkan pula melakukan ibadah seperti beramal dan menjalankan salat lima waktu serta tarawih.

Keenam, berikan motivasi kepada anak agar bulan Ramadan tahun depan bisa lebih baik lagi.

Ketujuh, pada minggu-minggu menjelang lebaran, ajak anak membuat kue dan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik jika dibarengi dengan niat yang tulus ikhlas dari orangtua. Tentunya segala sesuatu memerlukan proses dan tidak bisa instan atau sekali jadi. Karena itu, marilah kita sama-sama belajar agar apa yang menjadi tujuan kita dapat tercapai dengan baik. (umi)
• VIVAnews

Incoming search terms for the article:

comment closed