Busana Siap Pakai Eddy Betty
Rancangan edbe cocok untuk Anda yang ingin tetap bergaya saat santai dan berjiwa muda.
Eddy Betty, desainer yang terkenal dengan rancangan adibusananya, kini membuat line sekunder berupa busana ready to wear (siap pakai). Koleksi yang sebenarnya sudah ada sejak dua tahun lalu menampilkan rancangan yang tidak biasa.
Dengan bergaya kasual, longgar, berpotongan tidak beraturan dan ringan, busana rancangan Eddy cocok untuk Anda yang ingin tetap bergaya saat santai dan berjiwa muda. Koleksi dari line yang diberi nama ‘edbe’ ini ditampilkan dalam peragaan yang dilaksanakan di Hotel Mulia, Jakarta.
“Peragaan busana ini sebetulnya disiapkan cukup simpel sesuai dengan yang ingin saya angkat dari garis rancang khas edbe. Saya juga memakai cukup banyak bahan batik tetapi dengan potongan yang berbeda, karena banyak orang ingin memakai batik tetapi tidak dengan cara kaku, ” kata Eddy.
Sebanyak 57 koleksi ditampilkan dalam peragaan, terlihat sekali kalau rancangan Eddy ingin menonjolkan gaya personal pemakainya. Ia juga menciptakan beberapa basic item yang bisa dimodifikasi bentuknya, seperti celana longgar yang bisa diikat dan dimodifikasi menjadi kemben. Lalu, ada juga jins dengan potongan unik yang bisa juga menjadi aksen rok dan celana.
“Tiap orang sebenarnya ingin tampil beda dan mencuri perhatian. Saya berusaha membuat busana siap pakai yang bisa dimodifikasi sendiri oleh pemakainya dan menciptakan gaya personal yang unik,” ujarnya menambahkan.
Meskipun termasuk dalam busana siap pakai, tapi tetap termasuk dalam koleksi eksklusif. Setiap desain busana hanya diproduksi empat potong saja dalam ukuran SS, S, M dan L. Untuk target pemakainya, bersifat uniseks, bahkan Eddy mengungkap kalau busana rancangannya bisa dipakai oleh empat ‘gender’.
“Pria dan wanita bisa memakainya. Tetapi, kita tidak boleh menutup mata ada juga si tomboy dan si feminim dan semunya bisa menggunakan koleksi edbe,” katanya.
Untuk koleksi, sampai saat ini hanya tersedia di butiknya di Radio Dalam, Jakarta Selatan. Hal ini karena Eddy memang tidak ingin untuk memasarkan koleksinya di pusat perbelanjaan.
“Saat ini banyak cara untuk memasarkan produk dan bukan hanya di mal, bisa lewat Facebook, Twitter dan masih banyak cara lainnya. Untuk sementara saya hanya akan memasarkannya melalui butik di Radio Dalam dan melalui website yang saat ini masih sedang dipersiapkan sehingga nantinya bisa dipasarkan secara online,” katanya menambahkan.




comment closed