Waktu Efektif Kerja Cuman 4 Hari
Dari sebuah penelitian didapatkan hasil bahwa jumlah hari kerja yang baik adalah empat hari.
Pembagian waktu kerja selama empat hari lebih membuat hasil kerja maksimal dan tentu nya mengurangi tingkat stres serta tekanan bagi karyawan atau pekerja.
Dua peneliti, Rex Facer dan Lori Wadsworth dari BYU Romney Institute of Public Management menganalisa keuntungan potensial dari sistem empat hari kerja di pemerintah negara bagian Utara, Amerika Serikat.
Meskipun pekerja hanya bekerja empat hari dalam seminggu, mereka bekerja dengan jumlah jam yang sama per minggunya seperti karyawan pada umumnya.
Hasilnya adalah mereka lebih puas dengan pekerjaan termasuk kompensasi dan keuntungan serta produktivitasnya justru meningkat. Lalu, keinginan pekerja untuk mencari pekerjaan di tempat lain pada tahun berikutnya juga berkurang.
Kerja dengan jumlah hari dan tingkat pekerjaan yang sesuai membuat karyawan dan pekerja kerja lebih efektif, memiliki waktu yang senggang untuk keluarga lebih banyak, sehingga justru hasil positifnya meningkatkan nilai produktifitas kerja.
Pekerjaan yang menuntut banyak waktu, menurut penelitian, berhubungan dengan konflik rumah tangga, penurunan prestasi dan kurangnya produktivitas.
“Ada banyak keuntungan empat hari kerja bagi para karyawan. Secara spesifik contohnya berkurangnya biaya transportasi dan mengurangi waktu tempuh. Serta menciptakan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi,” kata Lori Wadsworth, seperti dikutip dari Times of India.
Facer dan Wadsworth menemukan lebih dari 60 persen pekerja yang sistem kerjanya empat hari dalam seminggu, produktivitasnya meningkat. Lalu, lebih dari 60 persen pekerja pemerintah setuju kalau akses warga negara meningkat, sebagai hasil kerja empat hari dalam seminggu. (adi)




comment closed