Kebiasaan Yang Bikin Tubuh Sakit

On Thursday, June 9th, 2011

Suatu kebiasaan baik ternyata bisa berakibat buruk. Hal ini mengacu pada Sebuah penelitian yang mengungkapkan jika ada beberapa kebiasaan yang bisa dibilang sehat ternyata justru bisa membuat sakit. Apa saja?

1. Terlalu Sering mandi
Terlalu sering mandi bisa mengakibatkan kulit kering dan dehidrasi. Menurut  Nick Lowe, dermatologis dari Klinik London Cranley, hal ini bisa diakibatkan dari air panas yang dikombinasikan dengan sabun berbahan keras. Bahkan, menurutnya sebagian besar dari kita tidak selalu perlu untuk mandi secara menyeluruh setiap hari.

2. Tidur malam hari
Tidur selama delapan jam bisa memicu kelelahan. Menurut Professor Jim Horn dari Center for Sleep Studies and Loughborough University,  tak perlu menyiksa diri untuk segera tidur lagi, jika Girly tiba-tiba bangun di malam hari.

Lakukan sesuatu selain tidur seperti membaca buku. Nantinya dengan sendirinya tubuh  akan ‘memberitahu’ Girly ketika ingin tidur. Hal yang harus Girly ketahui tidur siang singkat selama 4 sampai 15 menit, efektivitasnya lebih baik daripada tidur selama satu jam di malam hari.

3. Berkumur-kumur setelah menggosok gigi
Berkumur sehabis menggosok gigi bisa menyapu lapisan pelindung berbasis fluoride yang juga diaplikasikan bersama dengan pasta gigi Girly.

Phil Stemmer, dokter gigi dari  Centre for Healthy Breath di London, menyarankan untuk tidak terlalu banyak berkumur setelah menyikat gigi Girly. Ia juga menyarakan, penting untuk tidak segera sikat gigi segera setelah makan. Makanan akan membuat enamel pada gigi jadi lebih lembut, dan dibutuhkan sekitar setengah jam untuk mengeras kembali. Menyikatnya segera setelah makan bisa menyapu enamel gigi.

4. Mengambil napas berlebihan
Mengambil napas berlebihan mengakibatkan udara terperangkap di bagian bawah paru-paru.

Terapis dan kepala Society for Stress Management, Inggris, Neil Shah mengklaim bahwa orang dewasa cenderung memanfaatkan secara berlebihan pernapasan dada. Orang harus bernapas dengan perut, melakukannya secara teratur dan berirama, membuat 12-20 siklus per menit, dengan jeda pendek antara mengambil dan membuang napas.

Incoming search terms for the article:

comment closed